MALANG – Rangkaian Verifikasi Lapangan (Verlap) Program Kampung Iklim (ProKlim) Kategori Utama Tahun 2026 di RW XI Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang berlangsung penuh dinamika. Dalam asesmen ketat yang digelar secara daring pada Selasa (28/7/2026), pengurus dan kader lingkungan RW XI Merjosari secara lugas mempresentasikan 13 Titik Pantau (TP) Unggulan yang menjadi “mesin penggerak” aksi adaptasi, mitigasi, dan kelembagaan di wilayahnya.
Pemaparan komprehensif dari para pengelola titik pantau tersebut mendapat respon positif sekaligus tahap klarifikasi mendalam dari Tim Verifikator Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur.
Rincian 13 Titik Pantau Unggulan RW XI Merjosari
Setiap titik pantau memamerkan keunggulan teknis, data terukur, serta keberlanjutan dampak lingkungan sebagai berikut:
Aksi Adaptasi & Ketahanan Pangan Perkotaan
- TP Ketahanan Pangan Bioflok & Akuaponik (RT 18): Menerapkan teknologi budidaya ikan efisien lahan yang terintegrasi dengan sistem akuaponik, mengoptimalkan siklus nutrisi air untuk tanaman pangan harian.

- TP Ketahanan Pangan Kebun Pisang Cavendish (RT 14): Pemanfaatan lahan fasum/pekarangan menjadi kebun buah bernilai ekonomi tinggi untuk memperkuat ketahanan pangan warga dan optimalisasi serapan air.
- TP Urban Farming Gang Hijau (RT 9): Percontohan penataan lorong pemukiman padat menjadi lorong produktif dengan tanaman pangan dan obat keluarga (TOGA) berbasis partisipasi warga.
- TP Urban Farming Lorong Hijau (RT 16): Menerapkan teknik vertikultur dan pot gantung di sepanjang lorong warga untuk memaksimalkan tutupan hijau di lahan terbatas.

- TP Urban Farming (RT 10): Sentra tanaman pangan keluarga yang menjadi penyuplai kebutuhan sayur mandiri bagi rumah tangga sekitar.
Aksi Mitigasi & Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
- TP Urban Farming Zero Waste (RT 5): Mengintegrasikan pertanian kota dengan siklus zero waste—seluruh sisa tanaman dan sampah dapur diolah kembali menjadi media tanam serta pupuk organik cair (POC).
- TP Plant Nursery & Ternak Ayam (RT 5): Sentra pembibitan tanaman mandiri yang menyuplai bibit ke seluruh RW, dipadukan dengan peternakan ayam pemanfaat limbah organik lokal.
- TP Hutan Lindung (RT 18): Area konservasi tutupan hijau (carbon sink) lokal yang berfungsi sebagai zona penyerap emisi karbon sekaligus penjaga ekosistem dan resapan air kawasan.
Aspek Kelembagaan, Edukasi, & Pemberdayaan Komunitas
-

TP Kelembagaan Sekolah Dolan (RT 17): Inovasi kelembagaan berbasis pendidikan non-formal yang mengintegrasikan kurikulum edukasi lingkungan, daur ulang, dan pengenalan alam sejak dini bagi anak-anak.
- TP Kelembagaan PKK: Garda terdepan penggerak kesadaran lingkungan keluarga, mengonsolidasikan aksi urban farming, pemilahan sampah dapur, hingga gaya hidup minim plastik.
- TP Kelembagaan Bank Sampah Mandiri: Benteng sirkular ekonomi kawasan yang mencatat dan mengolah tonase sampah anorganik warga secara transparan dan akuntabel.
- TP Posyandu: Integrasi layanan kesehatan masyarakat dengan aksi adaptasi iklim, termasuk edukasi gizi dari hasil urban farming untuk pencegahan stunting.
- TP Posrema (Posyandu Remaja): Wadah keterlibatan aktif generasi muda dan Karang Taruna dalam kampanye aksi iklim, edukasi digital ProKlim, serta aksi kebersihan lingkungan.

Apresiasi dan Klarifikasi Verifikator DLH Jatim
Usai pemaparan dari ke-13 pengelola titik pantau, Tim Verifikator dari DLH Provinsi Jawa Timur melakukan klarifikasi teknis mencakup validasi data reduksi sampah, sistem pencatatan/administrasi logbook, keberlanjutan pendanaan swadaya, serta potensi replikasi ke wilayah lain.
Verifikator mengapresiasi keterlibatan seluruh stratum sosial di RW XI Merjosari—mulai dari balita dan remaja melalui Posyandu & Posrema, kelompok perempuan via PKK, hingga institusi pendidikan lokal seperti Sekolah Dolan. Integrasi ini dinilai membuktikan bahwa pilar Kelembagaan di RW XI Merjosari telah berjalan secara sistemik dan berakar kuat.
“Pemaparan dari 13 titik pantau ini adalah bukti nyata bahwa ProKlim di RW XI Merjosari bukan sekadar hiasan atau kegiatan seremonial, melainkan urat nadi kehidupan warga sehari-hari. Kami optimistis hasil klarifikasi dengan DLH Jatim ini membawa Merjosari meraih Trophy ProKlim Utama 2026,” ujar Ketua RW XI Merjosari.
Slogan: GAS POL! (Guyub, Adaptif, Sinergis, Peduli, Optimis, Lestari)
Tim Humas ProKlim RW XI Merjosari
Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
Email: rw11merjosari@gmail.com
