MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan lapangan ke wilayah RW XI Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Selasa, 28 September 2026. Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Jawa Timur, Vita Prisca, serta didampingi oleh tim dari DLH Kota Malang di bawah pimpinan Tri Santoso.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dan meninjau secara langsung berbagai aksi nyata warga RW XI Merjosari dalam mendukung Kegiatan Kampung Iklim (Proklim) yang dicanangkan pemerintah. Saat ini, RW XI Merjosari tengah mengikuti proses seleksi dan menantikan hasil penilaian Program Apresiasi Proklim Utama Trophy Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan tim penilai menyambangi sejumlah titik pantau unggulan yang mengusung konsep kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan berbasis masyarakat, di antaranya:
Kebun Pisang Cavendish (RT 14): Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya buah bernilai ekonomi tinggi.
-
Greenhouse Urban Farming Zero Waste (RT 05): Kawasan pertanian perkotaan berkonsep bebas sampah dengan pengolahan limbah mandiri.
-
Urban Farming Lorong Jalan (RT 16): Optimalisasi gang dan lorong permukiman menjadi area hijau produktif.
-
Hidroponik dan Akuaponik (RT 18): Integrasi budidaya tanaman dan perikanan air tawar berbasis efisiensi lahan.
-
Hutan Lindung / Ruang Terbuka Hijau (RT 18): Kawasan konservasi lokal untuk menjaga resapan air dan keseimbangan ekosistem.
Sekolah Dolan (RT 17): Wadah edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal bagi generasi muda.
Ketua Tim DLH Jatim, Vita Prisca, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan konsistensi warga setempat. Menurutnya, penerapan inovasi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di RW XI Merjosari terbukti memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sehari-hari.“Kesan yang didapatkan sangat luar biasa. Praktik adaptasi dan mitigasi di sini bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata warga yang secara konsisten mampu menjawab tantangan perubahan iklim di lingkungan sekitar,” ujar Vita Prisca di sela-sela kunjungan.
Ia juga turut mendoakan agar RW XI Merjosari Kota Malang berhasil membawa pulang penghargaan tertinggi pada tahun ini. “Semoga perjuangan seluruh warga RW XI Merjosari membuahkan hasil terbaik dan mendapatkan Apresiasi Proklim Kategori Utama Trophy Tahun 2026 dari KLHK,” pungkasnya. (de)
