MALANG – Program strategis Pemerintah Kota Malang, “RT Berkelas” (Rukun Tetangga Bersih, Kreatif, Berkelanjutan, dan Sehat), mulai dirasakan dampak nyatanya oleh masyarakat. Pengurus RW XI Merjosari mengonfirmasi bahwa penyaluran bantuan Tahap I dari program bentukan Walikota Malang tersebut telah resmi diterima dan langsung didistribusikan kepada warga.
Penyaluran bantuan ini dinilai sangat tepat waktu dan relevan. Pasalnya, dalam dua tahun terakhir, RW XI Merjosari memang sedang gencar-gencarnya menggalakkan program lingkungan yang berfokus pada adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Rincian Bantuan Tahap I yang Diterima
Fokus bantuan Tahap I ini didominasi oleh sarana dan prasarana penunjang kelestarian lingkungan serta
ketahanan pangan skala rumah tangga. Berikut adalah rincian logistik yang berhasil disalurkan:
| No | Jenis Bantuan Sarana Lingkungan | Jumlah Volume |
| 1 | Mesin Pencacah Sampah Organik | 7 Unit |
| 2 | Tempat Sampah Tiga Pilah (Organik, Anorganik, B3) | 43 Unit |
| 3 | Pot Tanaman Hias | 300 Unit |
| 4 | Set Hidroponik (Paket Lengkap) | 3 Set |
| 5 | Tong Komposter | 20 Unit |
Distribusi Berbasis Kamus Usulan Musrenbang 2025
Ketua RW XI Merjosari menegaskan bahwa seluruh barang bantuan tersebut tidak ditumpuk di balai RW, melainkan langsung didistribusikan ke wilayah RT masing-masing. Mekanisme pembagiannya pun dilakukan secara transparan dan akuntabel, yakni mengacu pada Kamus Usulan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 lalu.
Setiap RT yang sebelumnya telah mengajukan kebutuhan fasilitas lingkungan dalam Musrenbang kini telah menerima barang sesuai porsi usulannya. Misalnya, RT yang fokus pada penghijauan mendapatkan alokasi pot tanaman dan hidroponik, sementara RT yang menggalakkan pemilahan limbah mendapatkan tempat sampah tiga pilah serta tong komposter.
Akselerasi Mitigasi Perubahan Iklim di Tingkat RT
Kehadiran 7 unit mesin pencacah sampah organik dan 20 tong komposter ini diprediksi akan menurunkan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara signifikan, karena warga kini bisa mengolah sampah dapurnya sendiri menjadi pupuk organik.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Bapak Walikota Malang melalui Program RT Berkelas ini. Bantuan ini datang di momen yang sangat pas, di saat warga RW XI sedang semangat-semangatnya membangun kampung iklim. Dengan adanya mesin pencacah, komposter, tong sampah, pot tanaman hias, hingga hidroponik ini, gerakan adaptasi perubahan iklim di tingkat akar rumput bukan lagi sekadar wacana, tapi langsung aksi nyata,” ungkap salah satu pengurus RW XI.
Melalui bantuan Program RT Berkelas Tahap I ini, wajah lingkungan di 18 RT yang ada di bawah naungan RW XI Merjosari diharapkan semakin asri, hijau, dan mandiri dalam mengelola kebersihan lingkungan.
