Malang – Penutupan Kampung Klasik 3 RW 11 Merjosari pada Sabtu (30/08/2025) berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan pengunjung tumpah ruah memenuhi lokasi acara untuk menyaksikan Panggung Apresiasi dan Budaya, sekaligus penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba yang digelar sepanjang rangkaian perayaan Agustusan.
Dalam ajang Lomba Karaoke, juara 1 berhasil diraih oleh RT 16, disusul RT 11 di posisi kedua, dan RT 15 sebagai juara ketiga.
Untuk Lomba RT Sehat, RT 11 tampil sebagai juara 1, RT 02 juara 2, dan RT 16 juara 3. Sementara itu, pada Lomba Kampung Berhias, RT 11 kembali keluar sebagai juara 1, diikuti RT 09 juara 2, dan RT 04 juara 3.
Adapun kategori paling ditunggu, Lomba Anjungan Kampung Klasik 3, menghadirkan kreativitas luar biasa dari seluruh RT.
Juara 1 diraih RT 12 dengan anjungan Rumah Adat Wairebo, juara 2 oleh RT 13 dengan Rumah Adat Bali, dan juara 3 oleh RT 16 dengan Rumah Adat Kalimantan. Selain itu, penghargaan juara favorit diberikan kepada RT 06 dengan Anjungan Madura, dan RT 17 dengan Anjungan Sasak.
Acara penutupan semakin semarak dengan beragam suguhan budaya. Selain penampilan spektakuler dari Group Karsa Budaya Nuswantara pimpinan Agus Mardianto dari Padepokan Gunung Ukir, Duta Wisata Indonesia di Osaka World Expo 2025, yang membawakan karya-karya unggulan mereka — karya yang sebelumnya juga ditampilkan di Osaka, Jepang, panggung juga dimeriahkan oleh tari-tarian khas Malang yang dipersembahkan oleh muda-mudi RW 11 binaan Ibu Hesti. Mereka menampilkan Tari Beskalan, Tari Cenduk Menur, dan Tari Bapang, yang disambut meriah oleh ribuan penonton.
Dalam sambutannya, Ketua RW 11 Merjosari, Dr. Pardiman, SE, MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas partisipasi warga dalam seluruh kegiatan bulan Agustus, mulai dari jalan sehat, barikan, upacara bendera, lomba Kampung Bersinar, Kampung Bersih, Karaoke Challenge, hingga Kampung Klasik. Ia juga menegaskan bahwa Kampung Klasik 3 telah ditetapkan menjadi bagian dari 1000 Event Kota Malang oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang.
Penutupan ini turut dihadiri Lurah Merjosari, Moh. Saiful Arif, S.Si, yang mengaku bangga atas keberhasilan Kampung Klasik dalam menghidupkan budaya dan semangat gotong royong. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan 10 Dasa Bakti Unggulan Wali Kota Malang: Ngalam Tahes, Ngalam Ngopeni, Ngalam Nyaman, Ngalam Seger, Ngalam Asyik, Ngalam Rijik, Ngalam Rijik Idrek, Ngalam Laris, Ngalam Santun, dan Ngalam Pinter. Ia menambahkan, ke depan, Kampung Klasik akan diadopsi menjadi agenda tahunan Kelurahan Merjosari.
Dengan penuh kebanggaan, Kampung Klasik 3 RW 11 Merjosari resmi ditutup, meninggalkan kesan mendalam akan semangat kebersamaan, pelestarian budaya Nusantara, serta geliat UMKM lokal yang semakin menggeliat bersama masyarakat. RK
