MALANG – Dalam upaya mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, tim pengabdi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (FEB UM) bersama civitas akademika Universitas Brawijaya (UB) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di wilayah RW XI, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Program yang berlangsung sepanjang bulan Juni hingga Juli 2026 ini mengusung tema “Penerapan Sustainable Household Organic/Inorganic Waste Management (SOIMA) sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Komunitas”.
Program pengabdian ini dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah skala rumah tangga yang kerap menjadi persoalan di kawasan pemukiman perkotaan. Melalui pendekatan berbasis komunitas, tim pengabdi memberikan solusi terpadu yang berfokus pada dua agenda utama, yakni Pelatihan Pengolahan Sampah Organik serta Pembangunan Green House.
Melalui program SOIMA, warga diajarkan teknik pemilahan serta pengolahan sampah organik menjadi
produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan, seperti kompos dan bahan pendukung pertanian perkotaan (urban farming). Kehadiran green house di lingkungan RW XI menjadi sarana penunjang terpadu untuk memanfaatkan hasil olahan sampah organik tersebut dalam budidaya tanaman.
Keberhasilan dan kelancaran kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang dihadiri oleh tim pengabdi profesional, antara lain:
-
Afwan Hariri Agus Prohimi, S.E., M.Si. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Malang)
-
Dr. Subagyo, S.E., S.H., M.M. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Malang)
-
Muhammad Fuad, S.E., M.Sc. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Malang)
-
Sigit Permansah, S.Pd., M.Pd. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Malang)
-
Auditya Bisma, S.TP., M.T. (Mahasiswa S3 Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya)
Pelaksanaan program ini mendapat respons positif dari warga setempat. Ketua RT 10 RW XI Merjosari, Heri Distatnto, selaku perwakilan penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kepedulian perguruan tinggi terhadap lingkungan mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim pengabdi dari FEB UM dan UB atas bantuan serta wawasan yang telah diberikan kepada warga kami. Semoga seluruh ilmu, pendampingan, dan fasilitas peralatan yang diserahterimakan ini dapat menjadi solusi nyata dalam menyelesaikan persoalan sampah di lingkungan kami secara berkelanjutan,” ujar Ketua RT 10.
Dengan berakhirnya masa pendampingan pada Juli 2026, masyarakat RW XI Merjosari diharapkan dapat
terus secara mandiri mengimplementasikan sistem SOIMA dan memanfaatkan fasilitas green house demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomis. (Juli – 2026)
